MUBA-NEWS – Proyek strategis nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dirancang menghubungkan Provinsi Aceh hingga Lampung masih terus dibangun secara bertahap.
Meskipun sejumlah ruas tol telah beroperasi dan terbukti memangkas waktu tempuh antarprovinsi, konektivitas penuh dari ujung utara hingga ujung selatan Pulau Sumatera hingga kini belum sepenuhnya terwujud.
Konektivitas Wilayah Selatan Relatif Fungsional
Berdasarkan perkembangan terbaru, jaringan tol di wilayah selatan Sumatera telah berfungsi cukup optimal. Ruas:
-
Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km)
-
Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km)
telah lama beroperasi dan menjadi jalur utama distribusi logistik dari Pelabuhan Bakauheni menuju wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya.
Di Sumatera Selatan, beberapa ruas yang telah beroperasi antara lain:
-
Palembang – Indralaya (22 km)
-
Indralaya – Prabumulih (64 km)
-
Sebagian Betung – Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir – Tempino) sepanjang 33,6 km
Keberadaan ruas-ruas tersebut berdampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat serta distribusi hasil perkebunan dan industri, khususnya di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung.
Wilayah Tengah dan Utara Masih Bertahap
Di wilayah tengah Sumatera, beberapa ruas strategis yang telah beroperasi meliputi:
-
Pekanbaru – Dumai (132 km)
-
Medan – Binjai (17 km)
Ruas-ruas ini mempercepat konektivitas antar pusat ekonomi di Provinsi Riau dan Sumatera Utara.
Sementara itu, di wilayah utara, progres signifikan terlihat pada ruas Sigli – Banda Aceh (Sibanceh). Seksi 2 hingga Seksi 6 sepanjang 48,5 km telah beroperasi. Namun, penyelesaian seluruh ruas masih dilakukan secara bertahap.
Pembangunan juga terus dikebut pada ruas Binjai – Pangkalan Brandan – Langsa, yang menjadi bagian penting dalam upaya menyambungkan koridor Sumatera Utara hingga Aceh secara menyeluruh.
Panjang Total dan Capaian Pembangunan
Secara keseluruhan, Jalan Tol Trans Sumatera dirancang memiliki panjang sekitar 2.704 hingga 2.812 kilometer, menjadikannya salah satu proyek infrastruktur terpanjang di Indonesia.
Berdasarkan data resmi PT Hutama Karya (Persero), hingga saat ini total panjang JTTS yang telah dibangun mencapai sekitar ±1.235 kilometer, baik yang sudah beroperasi maupun masih dalam tahap konstruksi.
Pemerintah menargetkan penyelesaian proyek ini secara bertahap guna memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.